Bantuan Asa Anak Indonesia Bersama Mentri PPPA, FOZ: Kebaikan untuk Siapapun

JAKARTA – Forum Zakat bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga kembali melakukan penyerahan bantuan kepada anak yang menjadi yatim karena Covid-19. Kali ini bantuan diberikan di dua titik di Provinsi Bali yang juga bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali,

Kura-Kura Bali dan PT Indo Non Woven.
Ketua Bidang Inovasi Forum Zakat Citra Widuri mengatakan misi besar Forum Zakat adalah goodness universal. “Memberikan bantuan sekecil apapun dan berkolaborasi dengan siapapun untuk membuka pintu kebaikan bagi siapapun untuk siapapun,” kata Ketua Bidang Inovasi FOZ Citra Widuri dalam sambutannya di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali Sabtu (11/9/2021).

Lebih lanjut, jelasnya, guna kebaikan-kebaikan yang meliputi seluruh alam semesta ini bisa kita kolaborasikan bersama-sama dan di masa yang serba sulit ini kita tidak memandang batasan-batasan.

“Anggota Forum zakat tercatat ada 175 anggota yang insya Allah sepanjang kami masih diberikan nafas, kita akan membantu seluruh program pemerintah dan ada beberapa lembaga yang telah berkolaborasi dalam program kami Asa Anak Indonesia, sebagaimana saat ini di Bali ada DSM Bali, YKU Bali, Laznas Dewan Dakwah,BMH, Sahabat Mustahiq, Dompet Dhuafa, Rumah Yatim, dan Global Zakat, LMI dan Lazismu” tuturnya.

Citra juga menegaskan bahwa Forum Zakat siap untuk berkolaborasi dengan siapa saja. “Semoga apa yang kita lakukan membuka lebih banyak pintu kontribusi, mengundang kebaikan lebih banyak lagi dari semua pihak.
Senada, Mentri PPPA Bintang Puspayoga juga megatakan bahwa yang dilakukan oleh pihaknya adalah merupakan bentuk inspirasi dan motivasi untuk para pihak dan stakeholder agar bergerak bersama.

“Karena anak-anak adalah tanggung jawab kita semua. Sejauh mana kita empati dengan keluarga, tetangga dan kerabat kita. Kita ingin bergerak, bergotong rotong saling bantu di situasi yang sulit ini” ujar Ibu Mentri Bintang Puspayoga.

Lebih lanjut, Mentri Bintang Puspayoga mengatakan berdasarkan data yang diperoleh dari UNICEF, secara nasional di Indonesia 20.887 anak harus menjadi yatim, piatu bahkan yatim piatu selama masa pandemi COVID-19.

Khusus di Bali ada 265 anak, namun untuk bantuan diberikan untuk 234 anak yang setelah diasessment oleh Forum Zakat Wilayah Bali merupakan anak yang kondisinya perlu bantuan secepatnya dan sisanya setelah dilihat kondisinya cukup memadai dari pengasuhan keluarga atau kerabat dekat.

“Ke depan kita akan turun lagi dengan Forum Zakat sementara kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk pendampingan dan asessment forum zakat yang mendetail dan mendalam sehingga intervensi yang dilakukan itu tepat sasaran,” tambahnya.

Melalui Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra sangat berterima kasih kepada Kementrian PPPA, DPR RI dan Forum Zakat yang memberi perhatian luar biasa.

Sebagai informasi, secara rinci bantuan sisalurkan sebanyak 24 paket kebutuhan spesifik anak dan 8 paket bantuan untuk perempuan bagi Kota Denpasar.

Sementara, untuk wilayah Gianyar ada 44 paket spesifik anak dan 25 paket bantuan perempuan, Kabupaten Jembrana 66 paket bantuan anak dan 43 paket bantuan perempuan, Tabanan 4 paket bantuan anak, Karangasem 38 paket bantuan anak dan 17 paket bantuan perempuan, dan Buleleng 2 paket bantuan anak dan 1 paket bantuan perempuan.

Sedangkan untuk Kabupaten Bangli disalurkan 28 paket bantuan anak dan 15 paket bantuan perempuan, disusul Kabupaten Badung berupa 5 paket bantuan anak dan 4 paket bantuan perempuan. Serta, Kabupaten Klungkung dengan 23 paket bantuan anak dan 8 paket bantuan perempuan.

Sebelumnya, Forum Zakat dan KPPPA telah melakukan kolaborasi yang sama di beberapa titik di wilayah Jabodetabek terkait dengan penanganan anak-anak Yatim karena Covid-19 dalam program Asa Anak Indonesia.