Dua Daerah di Sulsel Terendam Banjir akibat Luapan Sungai Walanae

Ilustrasi Banjir rendam lima Dukuh di Pekalongan pada Minggu 26 Januari 2020/ Antara

MAKASSAR – Dua daerah di Sulawesi Selatan terdampak bencana banjir yakni Kabupaten Bone dan Wajo, akibat intensitas curah hujan yang tinggi sejak 12 September 2021, hingga menyebabkan meluapnya air Sungai Walanae.

Berdasarkan data dari Pusdalops PB BPBD Kabupaten Bone, luapan air Sungai Walanae ini mengakibatkan tiga desa di Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone mengalami banjir.

Sementara dari data Pusdalops PB BPBD Kabupaten Wajo, banjir terjadi di 48 Desa/Kelurahan pada 6 Kecamatan di Kabupaten Wajo. Banjir terjadi akibat intensitas hujan sedang hingga lebat, mengakibatkan luapan Danau Tempe, Sungai Bila, Sungai Walennae, Sungai Cendranae dan beberapa anak Sungai lainnya tidak bisa menampung debit air.

Akibatnya ada sekitar 12.760 kk atau 34.228 jiwa yang terdampak sejak 28 Agustus 2021 lalu.

Informasi terakhir, air masih tergenang di Kabupaten Wajo, sementara di Kabupaten Bone, banjir mulai surut.

“Di tengah kondisi saat ini, mari saling bahu membahu dan bergotong royong, serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak banjir agar segera banjir cepat surut. Serta tetap menjaga kondisi kesehatan,” kata Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Makassar, Rabu.