Gunung Merapi Luncurkan Sepuluh Kali Lava Pijar

Ilustrasi Gunung muntahkan Lava Pijar/ANT

YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah 10 kali mengeluarkan guguran lava pijar.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida mengatakan guguran lava pijar itu meluncur dengan jarak maksimum sejauh 1.500 meter ke arah barat daya berdasarkan pengamatan pada Rabu mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Selama periode pengamatan itu Merapi juga mengalami 58 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-33 mm selama 10-131 detik, lima kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-5 mm selama 11-63 detik, dua gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 4-5 mm selama 7 detik, dan satu gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 30 mm selama 9 detik.

Pada Rabu pagi, asap berwarna putih juga terpantau keluar dari Gunung Merapi dengan intensitas tebal setinggi 150 meter di atas puncak.

Sementara pada periode pengamatan Selasa (14/9/2021) pukul 18.00-24.00 WIB, Gunung Merapi tercatat 15 kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter ke arah barat daya.

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.