Covid-19 Mereda, La Nina Tiba

Penyebaran Covid-19 di Indoesia reatif turun drastis, namun ancaman berikutnya datang dari La Nina yang berpotensi menyebabkan banjir di sebagian besar wilayah RI di sekitar pergantian tahun dan awal tahun 2022.

PENYEBARAN Covid-19 di tanah air sudah terkendali dan turun drastis  dibandingkan tren saat puncaknya pada Juli lalu dan diharapkan akhir Desember sudah bisa beringsut menuju kehidupan normal lagi.

Pada 14 Sept. tercatat angka pertambahan penyebaran Covid-19 tinggal 4.128 kasus dibandingkan angka tertinggi 56.575 kasus pada 15 Juli, sedangkan angka kematian 250 orang dibandingkan angka tertinggi 2.069 orang pada 27 Juli lalu.

Namun potensi bencana akibat fenomena La Nina, diingatkan oleh Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk segera diantisipasi dan dilakukan mitigasi guna menekan risiko korban dan kerugian.

“Di akhir 2021 atau awal 2022 bakal ada potensi La Nina sehingga  musim hujan bakal lebih basah pada pergantian tahun nanti, “ kata Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG Dodo Gunawan (12/9).

La Nina terjadi akibat pendinginan suhu laut di Samudra Pasifik di sekitar katulistiwa tengah dan timur yang biasa terjadi selang dua sampai tujuh tahun yang berdampak luas pada perubahan cuaca global.

DI wilayah DKI Jakarta, hujan yang mengguyur sepanjang malam, Senin (14/9) membuat sejumlah wilayah sepanjang bantaran Kali Ciliwung seperti di Kel. Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Hujan deras pada waktu sama di Kec. Rangkasbitung dan Cibadak, Kab. Lebak, Prov. Banten hingga Selasa merendam 614 rumah di 13 kampung sampai setinggi 50 cm hingga 70 cm.

Longsor berluang terjadi lagi di Kampung Ciater dan Jati Nunggal, Desa Cipinang, Kec. Rumpin, Kab. Bogor Jumat lalu (10/9) merusak tiga rumah, dan 13 keluarga terdiri dari 93 orang terpaksa mengungsi.

Desa Banjar Pancingan, Desa Kusamba, Kec. Dewan, Klungkung, Bali terendam sampai satu meter akibat hujan lebat yang turun sejak Sabtu sore (11/9), sedangkan di sebagian wilayah di Kalimantan Tengah hujan turun sejak akhir Agustus,  yang terparah di Kab. Katingan.

Sejumlah wilayah bakal terdampak La Nina, mulai dari barat: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, sebagian Riau, Jawa, Bali Nusa Tenggara, Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Tengah, Suawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian P. Seram dan Papua Barat.

Lakukan mitigasi dan antisipasi segera, baik menghadapi potensi bencana alam termasuk juga akibat ulah manusia.