Alasan DKI Jakarta Masih PPKM Level Tiga Padahal Positivity Rate Sudah Turun

PPKM Darurat di wilayah kategori empat dan tiga di Jawa dan luar Jawa 3 sampai 25 Juli berhasil menahan laju penyebaran Covid-19.

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan status PPKM Jakarta saat ini masih berada pada level tiga, karena penetapan level tersebut bersama seluruh wilayah aglomerasi Jabodetabek, yakni bersama Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Menurut Riza Patria, seluruh daerah di aglomerasi Jabodetabek menjadi satu kesatuan, sehingga keputusan penetapan status PPKM harus sama.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Jumat, jumlah kasus aktif COVID-19 di Jakarta, turun 151 kasus menjadi 2.041 kasus dari kasus positif secara keseluruhan sejak awal pandemi yakni 856.931 kasus.

Dari jumlah total kasus positif tersebut, jumlah kasus yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 841.393 kasus atau 98,2 persen sembuh, dan jumlah total kasus yang meninggal dunia ada 13.497 orang atau 1,6 persen.

Untuk “positivity rate” atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta ada satu persen, sedangkan persentase kasus positif secara total ada 13,8 persen. WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen untuk terkategori aman.

Sementara perkembangan COVID-19 di Bogor, Tangerang, dan Bekasi, dikabarkan juga menurun signifikan, tapi di Depok trennya masih menunjukan ada peningkatan kasus COVID-19.