DMC DD dan TaBur BankSa Turut Peringati ‘World Cleanup Day 2021’

TANGERANG – Dalam  memperingati  ‘World Cleanup Day 2021’,  tim DMC (Disaster Management Centre) Dompet Dhuafa bersama TaBur BankSa (Tanjung Burung Bank Sampah) melakukan aksi bersih pada Kamis dan Jum’at (23-24/9/2021).

Dengan tema ‘Pagelaran Aksi Nyata Untuk Bumi’, gerakan nasional para pegiat lingkungan tersebut dilaksanakan di kawasan Sungai Cisadane, Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Pada Kamis (23/9/2021), rangkaian acara berupa nonton bareng film edukasi lingkungan digelar. Pada puncak acara, Jum’at (24/9/2021), ragam agenda bergulir sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

Kegiatan dilakukanmulai dari tukar sampah, aksi bersih sungai, penanaman 1000 bakau, pilah dan adopsi sampah menjadi barang bermanfaat, juga aksi langsung kelola sampah plastik (ecobrick).

Selain itu, panggung seni budaya dan mural juga digelar oleh para relawan yang mengekspresikan tema lingkungan. Tak ketinggalan, hadir Darling (Dapur Keliling) Dompet Dhuafa menyajikan makanan menu tradisional disana.

Tahun ini, DMC Dompet Dhuafa melalui Divisi Pengurangan Risiko Bencana (PRB) bermaksud ikut berpartisipasi dalam gerakan nasional WCD 2021. Targetnya bukan hanya membersihkan bumi secara bersama-sama dalam satu hari, namun juga menyebarkan pemahaman mengenai manjamen sampah agar acara ini tidak hanya berlangsung secara seremonial.

“Selain para relawan dan masyarakat, DMC Dompet Dhuafa juga bermaksud menggandeng pengelola Bank Sampah Desa Tanjung Burung dan komunitas pegiat lingkungan yang telah melakukan manajemen sampah secara terpadu. Tak hanya menjadi tempat pengumpulan dan pengelolaan sampah, Bank Sampah ini juga menjadi rujukan bagi masyarakat sekitar yang ingin belajar manajemen sampah,” sebut Haryo Majapahit selaku Direktur DMC Dompet Dhuafa, disela acara WCD 2021.

 

 

Dalam agenda peduli lingkungan tersebut, DMC dan Tabur BankSa juga mengajak setiap partisipan untuk membawa sampah plastik yang sudah dibersihkan, minimal 2 Kg untuk ditukarkan sebagai tiket masuk, serta membawa tumbler juga pakaian ganti. Peserta kegiatan itu berasal dari Tim DMC sebanyak 20 orang. Sementara itu, dari masyarakat Desa Tanjung Burung sebanyak 50 orang. Turut hadir Dik Doank selaku Super Volunteer Dompet Dhuafa.

“Siapapun yang merasa bahwa ini perlu dilakukan, mari kita lakukan. Jaga keseimbangan maka akan memberikan leluasa dalam bergerak. Dunia terlalu luas, kita mulai dari diri sendiri,” kata Dik Doank.

 

 

Ya, melalui kegiatan aksi bersih-bersih ini, diharapkan masyarakat Indonesia makin sadar akan pentingnya memilah sampah meski dari rumah. Dengan memilah sampah secara tepat antara sampah organik, sampah plastik, dan sampah kemasan lain, akan memudahkan pihak pengepul, pengelola bank sampah, maupun pendaur ulang dalam mengelolahnya atau memanfatkannya. Serta nilai sampah kemasan plastik jika tidak terkontaminasi dengan sampah organik maka akan bernilai lebih tinggi.

“Bukan waktunya untuk saling menyalahkan. Dengan kita lakukan apa yang kita bisa untuk jaga dan rawat lingkungan kita, akan lebih berarti,” ujar Moch. Guntur selaku Pegiat Lingkungan sekaligus Ketua Tabur BankSa, saat penanaman 1000 Bakau.

World Cleanup Day adalah aksi bersih-bersih yang dilaksanakan dalam satu hari secara serentak di seluruh dunia dengan tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku, dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah dan meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah, serta memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan Bumi.

Kegiatan recycle sehari-hari meliputi, pilih produk dan kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai, juga olah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali. Serta melakukan pengolahan sampah organik menjadi kompos dan melakukan pengolahan sampah non organic menjadi barang yang bermanfaat.