14 Tahanan Palestina di Penjara Israel Memprihatinkan

Penjara Israel. Foto: Anadolu

RAMALLAH – Empat belas tahanan Palestina yang ditahan Israel tinggal dalam kondisi yang sulit dan keras di sel isolasi di penjara Negev. Mereka memprihantinkan.

Hal itu disampaikan Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan dari Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).
pada Rabu (6/10/2021).

Komisi PLO itu mengatakan administrasi penjara “tidak memberi para tahanan pakaian apa pun kecuali apa yang mereka kenakan, dan mencegah mereka pergi ke klinik untuk pemeriksaan medis.”

“Otoritas Penjara Negev mengisolasi 14 tahanan di Bagian 6, mereka tinggal di bawah kondisi yang sulit dan keras,” kata komisi tahanan.

Komisi itu mengatakan para tahanan ditahan di bagian “yang dibakar oleh para tahanan sebulan lalu yang memprotes pelanggaran Israel terhadap tahanan” dan juga setelah pembobolan penjara bulan lalu.

Enam tahanan kabur dari penjara Gilboa dengan keamanan tinggi di utara Israel pada 6 September, tetapi mereka ditangkap kembali oleh pasukan Israel seminggu kemudian.

“Beberapa tahanan “mulai menderita penyakit kulit, nyeri sendi, sakit punggung dan sakit ginjal,” katanya.

Sementara itu, kantor berita resmi Palestina WAFA mengatakan bahwa pasukan Israel menangkap 20 warga Palestina pada Rabu dalam serangan di Tepi Barat yang diduduki.

Dikutip dari Anadolu, Israel menahan sekitar 4.850 warga Palestina di 23 penjara dan pusat penahanan, termasuk 41 tahanan wanita, 225 anak-anak, dan 520 tahanan administratif.