Hendri Saparini: Gerakan Wakaf Harus Seperti Gaya Hidup “Ngopi”

Bendahara Yayasan Dompet Dhuafa Hendri Saparini, PhD/ Foto: dokumentasi dompet dhuafa

JAKARTA – Bendahara Yayasan Dompet Dhuafa Hendri Saparini, PhD, mengatakan gerakan wakaf di Indonesia harus seperti gaya hidup ngopi yang sudah menjamur, dan ada di setiap sudut jalanan.

“Gaya hidup kita sekarang ngopi, kita yakin sekarang bisa ngopi di ujung jalan manapun bisa sudah tersedia, maka harusnya semua orang juga bisa wakaf. Bagaimana kita bisa menularkan pada semua orang, julukan sebagai negara dermawan bisa kita realisasikan dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya dalam webinar Wake Up Wakaf, dengan tema “Hijrah dan Kebangkitan Ekonomi Berbasis Wakaf”, yang digelar Kamis pagi.

Dia juga mencatat jika kemajuan teknologi harus digunakan sebaik mungkin dalam hijrah menuju kebangkitan ekonomi berbasis wakaf.

“Mungkin lima tahun atau sepuluh tahun lalu tidak seperti sekarang, karena kita kini sudah memiliki teknologi yang canggih, untuk melibatkan banyak orang, untuk bisa menegakan ekonomi lebih adil dengan kekuatan IT, jangan sampai adanya teknologi malah menimbulkan kesenjangan yang semakin lebar,” tandasnya.

Dia berharap masyarakat Indonesia bisa mengikuti kebangkitan ekonomi yang akan diikhtiarkan bersama.

“Misal sudah terbiasa belanja online maka akan semudah itu juga melakukan wakaf online, ini lifestyle baru yang harus diintroduce kita semua,” ujarnya.