Polisi Bangladesh Tangkap Belasan Pengungsi Rohingya atas Tuduhan Pembunuhan

Ilustrasi/ AP

BANGLADESH – Polisi Bangladesh menangkap sedikitnya 16 pengungsi Rohingya dalam serangkaian penyerbuan di kamp-kamp di Dhaka, pasca pembunuhan seorang pemuka masyarakat Rohingya pekan lalu.

Mohib Ullah ditembak mati 10 hari lalu oleh sejumlah penyerang tak dikenal di luar kantornya di Kutupalong, tempat penampungan pengungsi terbesar di dunia di Bangladesh tenggara.

Para pejabat yang tidak ingin menyebutkan nama mengatakan meningkatnya popularitas Mohib Ullah telah membuat marah kelompok itu. ARSA telah membantah terlibat dalam pembunuhan itu.

Pria 48 tahun itu telah menjadi suara moderat yang paling dihormati yang memperjuangkan hak-hak pengungsi Rohingya, setelah hampir 800.000 orang meninggalkan Myanmar menuju distrik Cox’s Bazar Bangladesh, menyusul penindakan keras militer di desa mereka pada 2017.