Sisa 1,8 Juta Warga Jakarta Belum Divaksinasi Covid-19

Ilustrasi

JAKARTA – Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngabila Salama mengatakan masih ada sekitar 1,8 juta warga ber-KTP DKI Jakarta yang belum divaksinasi Covid-19.

Ngabila mengatakan mayoritas masyarakat yang belum divaksin merupakan mereka yang menganggap vaksin belum menjadi prioritas untuk berkegiatan sehari-hari. Selain itu, juga mereka yang tidak bisa meninggalkan aktivitasnya.

“Karena tidak menganggap vaksin diperlukan dan tidak dibutuhkan untuk masuk ke mal, pelaku perjalanan, untuk bekerja,” kata Ngabila.

Ia menjelaskan bahwa vaksin yang tersedia saat ini sudah bisa digunakan oleh semua kelompok masyarakat. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta bakal menyisir masyarakat Jakarta yang belum mendapatkan vaksin.

“Kalau kata Pak Anies, bahasa kerennya, no one left behind, enggak boleh ada orang satupun yang kita tinggalin, semua harus bisa divaksin 2 dosis dua kali lengkap,” katanya, dilansir CNNIndonesia.

Jika merujuk data resmi Pemprov DKI hingga Rabu (20/10), vaksinasi program dosis 1 telah menyentuh 10.771.150 orang, dengan proporsi 66 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 34 persen warga KTP Non DKI.

Kemudian total dosis 2 mencapai 8.160.562 orang, dengan proporsi 69 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 31 persen warga KTP Non DKI