Dalam Sehari, Gunung Merapi Alami 156 Kali Gempa Guguran

Ilustrasi Merapi

YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami 156 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Rabu (3/11/2021) pukul 00.00-24.00 WIB.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida  menyebutkan selain gempa guguran, pada periode pengamatan itu juga tercatat delapan kali gempa hibrid atau fase banyak, 45 kali gempa embusan, dan satu kali gempa tektonik.

Pada periode pengamatan itu, tercatat 12 kali guguran lava keluar dari gunung itu dengan jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya.

Selain itu, laju deformasi Gunung Merapi yang diukur BPPTKG selama tiga hari menggunakan electronic distance measurement (EDM) tidak terukur karena cuaca berkabut.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level III atau siaga.