Covid-19 Sukar Diprediksi

Foto: Warga Jerman sedang bersantai di cafe-cafe. Eropa saat ini memasuki gelombang ke-4 pandemi Covid-19 ditandai dengan lonjakan kasus paparan harian dan angka kematian.

TREN penyebaran Covid-19 secara nasional terus menurun sejak Oktober lalu walau tidak berarti penanganannya boleh kendor dan prokes bisa diabaikan karena terbukti di daratan Eropa  kini angkanya justru melonjak.

Di daratan Eropa, seperti dilaporkan AFP  4 November lalu, jumlah penambahan penyebaran harian Covid-19 menembus 250-ribu kasus, begitu pula angka kematian bertambah 3.600 orang.

Bahkan Badan Dunia Kesehatan (WH0) mengingatkan, jika laju infeksi akibat virus corona SARS-CoV 2 itu tidak bisa dikendalikan, angka kematian di kawasan Eropa bisa mencapai 500.000 orang.

Untuk itu, Direktur Kedaruratan FAO Michel Ryan mewanti-wanti bagi seluruh negara di dunia agar lebih waspada karena Eropa yang vaksinasinya berjalan baik dan jumlah vaksin tersedia, masih bisa terjadi lonjakan Covid-19.

Jerman juga mencatat rekor kasus harian baru yang sudah menembus angka 34.000 kasus pada 7 November, yang menurut Menkes Jens Spahn saat ini memasuki gelombang ke-4 pandemi karena banyak warga yang menolak atau belum divaksin.

Selain Jerman, lonjakan kasus Covid-19 juga dilaporkan terjadi di sejumlah negara di kawasan Eropa Timur seperti Kroasia, Rusia, Slowakia, Slovenia dan Ukraina.

Tak hanya di kawasan Eropa, negara pulau, Singapura yang level kesehatan serta kesadaran dan disiplin masyarakatnya tinggi, mengalami lonjakan kasus harian dari di bawah seratus pada Agustus menjadi 3.000 kasus lebih pada pekan ketiga Oktober.

Tren kenaikan kasus harian juga terjadi di Thailand, Filipina dan Korea Selatan, Australia dan Papua New Guinea, bahkan Vietnam yang sejak awal pandemi global Januari 2020 zero kasus, mulai terpapar pada medio Mei lalu dan melonjak sampai 16.00 kasus pada Agustus.

Di Indonesia sendiri, penyebaran Covid-19 sudah menurun drastis, tercermin dari kasus harian yang mencapai rekor terendah (444 kasus) pada 7 Nov. dibandingkan puncaknya 16.575 kasus pada 15 Juli,  begitu pula angka kematian 11 orang, dibandingkan 2.069 orang pada 27 Juli.

Hingga 7 Nov. tercatat 125.105.963 orang (60,07 persen) penduduk Indonesia sudah menerima vaksin dosis I dan 78.994.163 orang (37,93 persen) dosis II, sedangkan target vaksinasi untuk mencapai herd immunity adalah 208 juta orang.

Terus patuhi prokes 3M, tingkatkan testing dan tracing serta percepat dan perluas cakupan vaksinasi.