Awas! Varian AY.4.2

Walau pun tren kasus dan kematian akibat Covid-19 sudah turun, meningkatnya penyebaran di sejumlah negara dan munculnya varian baru AY 4.2 di Malaysia patut diwaspadai.

INDONESIA tidak boleh lengah dan harus berupaya keras mencegah agar jangan sampai mutasi varian virus corona AY4.2 yang dilaporkan sudah terlacak keberadaannya di negara jiran, Malaysia.

“Sekarang varian Delta AY4.2. sudah masuk ke Malaysia, jadi harus kita waspadai,” ujar Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (8/11).

Salah satu upaya yang perlu dilakukan, menurut Luhut, tidak terutup kemungkinan untuk memberlakukan masa karantina tujuh hari bagi pelaku perjalanan internasional.

Namun sejumlah pengamatan mencemaskan, walau pun pengamanan  bandara diperketat, banyak pintu-pintu masuk lain seperti pelabuhan-pelabuhan tikus  atau perbatasan darat yang mudah diliwati.

Sementara Badan Keamanan dan Kesehatan Inggeris (UKHSA) mengklasifikasi Delta AY.4.2 sebagai Varian Under Investigation (VUI) setelah pertumbuhan sub-varian virus Delta tersebut terus naik.

Namun UKHSA menyimpulkan, lebih banyak bukti lagi diperlukan  untuk mengetahui apalah pemunculan varian baru itu akibat perubahan perilaku virus atau kondisi epidemiologis.

Sub varian AY4.2 adalah turunan varian Delta  yang dikenal juga sebagai varian B.1.617.2. yang pertama kali diidentifikasi di India pada Oktober 2020 yang mengandung dua mutasi yakni A222V dan Y145H, penyebab 96 persen kasus positif Covid-19 di Inggeris.

Tren Penurunan

Di Indonesia, tren pertambahan harian kasus positif Covid-19 terus turun. Terakhir pada 8 Nov. tercatat 244 kasus baru atau jauh di bawah puncaknya (56.757 kasus) pada 15 Juli  dan 12 kematian atau terendah sejak puncaknya pada 27 Juli (2.069 orang).

Sebaliknya di sejumlah negara antara 2 sampai 8 November tercatat kenaikan angka kasus harian baru misalnya Amerika Serikat 437.185 kasus dan 6.781 meninggal, Rusia 281.305 kasus, 8.276 orang meninggal, Ingeris Raya 245.052 kasus dan 1.173 orang meninggal.

Lonjakan kasus harian dan angka kematian pada pekan yang sama juga dialami di sejumlah negara Eropa di Amerika Latin dan negara-negara ASEAN seperti Malaysia, Singapura dan Thailand, bahkan Vietnam yang semula zero kasus sudah mulai terpapar.

Antisipasi terus masuknya varian AY 4.2, tetap patuhi prokes 3M, perbanyak testing dan tracing serta percepat dan perluas cakupan vaksinasi.