Garut Tetapkan Delapan Kecamatan Tanggap Darurat Bencana

Ilustrasi

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menetapkan delapan kecamatan berstatus tanggap darurat bencana karena daerahnya terdampak bencana alam seperti tanah longsor dan banjir bandang.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan daerah yang dilanda bencana alam yakni Kecamatan Cilawu, Banjarwangi, Cisompet, Pameungpeuk, Cikelet, Cisewu, Talegong, dan yang terbesar dampaknya yakni banjir bandang di Kecamatan Sukaresmi.

Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Garut, kata Bupati, telah menyebabkan terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor di sejumlah kecamatan.

Pemkab Garut, kata Rudy, sudah menetapkan kecamatan yang terdampak bencana sebagai daerah tanggap darurat bencana sehingga mendapatkan perhatian khusus untuk penanggulangannya.

“Tentu bencana ini masih berskala kecil, dan terbesar adalah di Kecamatan Sukaresmi,” katanya.

Apalagi dia mengatakan mendapatkan surat peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca ekstrem sehingga harus menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat.

“BMKG menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat Garut supaya hati-hati dengan cuaca yang mungkin tiba-tiba menjadi hujan yang sangat deras,” katanya, dilansir Antara.