Enam Desa di Barito Utara Masih Terendam Banjir 1,5 sampai 4 Meter

Ilustrasi Akses jalan ke Kota Pasirpangaraian, Ibu Kota Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau terputus akibat banjir dan meluapnya Sungai Batang Lubuh/ Antara

BARITO UTARA – Ratusan rumah di enam desa di Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah masih terendam banjir bandang akibat meluapnya air Sungai Teweh (Anak Sungai Barito).

Camat Teweh Timur Winardi melalui Kasi Tramtib Irwanto mengatakan pada Jumat pagi  banjir mengalami kenaikan sekitar 1,6 meter dari pagi kemarin dan telah merendam ratusan rumah di enam desa.

Banjir yang melanda kecamatan pedalaman di Kabupaten Barito Utara ini terjadi sejak Kamis (25/11/2021) pagi hingga Jumat pagi masih berlangsung dengan ketinggian air di Desa Benangin, Ibu Kota Kecamatan Teweh Timur cenderung naik.

“Biasanya banjir bandang ini cepat surutnya paling lambat satu hari, namun banjir kali ini surutnya lambat, karena Sungai Barito juga debit airnya mulai naik, sehingga arus Sungai Teweh tertahan sungai besar,” kata dia, dikutip Antara.

Dia mengatakan akses jalan dari Muara Teweh ke Benangin melalui Desa Malawaken tidak bisa dilewati karena banjir dari sebelum SMA 1 Teweh Timur di jalan lintas provinsi.

Akses Jalan Benangin ke Lampeong, Kecamatan Gunung Purei lumpuh total karena Jembatan Sei Benangin di Desa Benangin II terendam banjir dengan ketinggian air hingga empat meter.