JAKARTA – Kasus Covid-19 varian Omicron di DKI Jakarta sudah mencapai 725 kasus, dan sebagian besar pasien adalah orang yang baru pulang dari luar negeri.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan hanya 24,8 persen di antaranya yang merupakan kasus penularan lokal. Hal itu diketahui dari tes whole genome sequencing (WGS) terhadap para pasien Covid-19 di DKI hingga hari ini.

“Data yang kita dapat sampai pagi ini terlaporkan ada 725 kasus positif Omicron di mana 75 persen atau sekitar 545 kasus merupakan PPLN, 180 adalah transisi lokal atau sekitar 24,8 persen,” kata Widyastuti.

Widyastuti menuturkan beberapa kasus penularan lokal Covid-19 varian Omicron di Jakarta. Salah satunya penularan di sebuah asrama yang diketahui dari hasil tes PCR di provinsi lain.

Kemudian, ada kasus penularan lokal di Krukut dari orang yang baru bertamasya ke luar kota. Widyastuti berkata Pemprov DKI langsung melakukan penelusuran kontak usai ditemukan varian Omicron di dua kasus itu.

“Kita lakukan tracing dengan cepat kepada semua kontak erat ibu tersebut, itu tentang Krukut,” ujarnya, dilansir CNNIndonesia.