6 Sedekah Paling Utama

0
121
Ilustrasi. (Foto: SHUTTERSTOCK.COM)

JAKARTA – Sedekah adalah perbuatan mulia yang memiliki banyak keutamaan. Allah SWT menjanjikan mereka yang menyedekahkan hartanya di jalan-Nya akan mendapatkan balasan yang berlipat ganda. Mereka juga akan memperoleh pahala yang besar dari sedekah tersebut.

Sebagaimana firman-Nya dalam surah Al Hadid ayat 18.

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia.” (QS Al-Hadid: 18)

Dalam hadis disebutkan bahwa sedekah dapat memanjangkan umur dan mencegah kematian yang buruk. Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya dan mencegah kematian yang buruk (su’ul khotimah) dan Allah pula akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri.” (HR Thabrani)

Sedekah paling utama diberikan kepada orang yang membutuhkan, keluarga, saat dalam keadaan sehat hingga dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Sedekah kepada Orang yang Membutuhkan

Dalam kitab Fikih Sunah Jilid 2, Sayyid Sabiq menjelaskan bahwa sedekah yang paling utama diberikan kepada orang-orang yang paling membutuhkan. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan terus menerus. Salah satu jenis sedekah yang diberikan yaitu menyediakan air.

“Sebaik-baik sedekah adalah mengalirkan (menyediakan) air.” (HR Ibnu Majah)

2. Sedekah saat Sehat dan Sangat Menyukai Harta

Keadaan sehat, menyukai mengharapkan hidup yang panjang, dan takut miskin menjadi waktu yang tepat untuk bersedekah. Hal ini disabdakan Rasulullah SAW.

Artinya: “Dari Abu Hurairah bahwa seseorang pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, ‘Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling utama?’ Lalu beliau menjawab, ‘Kamu bersedekah saat kamu sedang sehat, sangat menyukai harta benda, mengharapkan hidup (yang panjang), dan takut miskin’.” (HR Abu Daud)

3. Sedekah kepada Keluarga

Imam Nawawi dalam Kitab Al-Majmu’ Syarah Al Muhadzab mengatakan, ulama sepakat bahwa bersedekah kepada keluarga lebih utama. Salah satu hadisnya adalah yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al Khudri:

Artinya: “Suatu ketika Rasulullah keluar menuju masjid guna menunaikan ibadah salat Iduladha atau Idulfitri. Sehabis salat, beliau menghadap warga sekitar, memberikan petuah-petuah kepada masyarakat dan menyuruh mereka untuk bersedekah. ‘Wahai para manusia. Bersedekahlah!” pesan Nabi.

Ada beberapa wanita yang tampak lewat, terlihat oleh Baginda Rasul. Rasul pun berpesan, ‘Wahai para wanita sekalian, bersedekahlah! Sebab saya itu melihat mayoritas dari kalian adalah penghuni neraka!’ Para wanita yang lewat menjadi heran, apa korelasinya antara menjadi penghuni neraka dengan bersedekah sehingga mereka bertanya, ‘Kenapa harus dengan bersedekah, Ya Rasul?’ Rasulullah menjawab, ‘Karena kalian sering melaknat dan kufur terhadap suami. Aku tidak pernah melihat seseorang yang akal dan agamanya kurang namun bisa sampai menghilangkan kecerdasan laki-laki cerdas kecuali hanya di antara kalian ini yang bisa, wahai para wanita.’

Sehabis Rasulullah berkhotbah di hadapan masyarakat, beliau bergegas pulang ke kediaman. Setelah sampai rumah, Zainab, istri Abdullah bin Mas’ud meminta izin untuk diperbolehkan masuk, sowan kepada Baginda Nabi. Nabi pun mempersilakan. Ada yang memperkenalkan, ‘Ya Rasulallah, ini Zainab.’ Rasul balik bertanya, ‘Zainab yang mana?’ ‘Istri Ibnu Mas’ud.’ ‘Oh ya, suruh dia masuk!’ Zainab mencoba berbicara kepada Nabi, ‘Ya Rasul. Tadi Anda menyuruh untuk bersedekah hari ini. Ini saya punya perhiasan. Saya ingin menyedekahkan barang milikku ini. Namun Ibnu Mas’ud (suamiku) mengira bahwa dia dan anaknya lebih berhak saya kasih sedekah daripada orang lain.’

Rasul pun menegaskan, ‘Memang benar apa yang dikatakan Ibnu Mas’ud itu. Suami dan anakmu lebih berhak atas sedekah daripada orang lain’.” (HR Bukhari)

4. Sedekah kepada Kerabat yang Memusuhi

Rasulullah bersabda dalam hadisnya bahwa sedekah yang paling utama adala yang diberikah kepada kerabat yang memusuhi.

Artinya: “Dari Hakim bin Hizam ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah tentang sedekah mana yang paling afdal? Beliau menjawab, ‘Kepada kerabat yang menyimpan permusuhan’.”

Menurut buku Akhlak Islam oleh Syekh Dr. Yusuf Al Qaradhawi, jika sedekah diberikan kepada orang yang memusuhi, maka pemberi sedekah tidak memberikan sedekah untuk mendapatkan rasa cinta dari penerima. Namun pemberi sedekah memberikannya semata-mata karena Allah SWT.

5. Sedekah kepada Anak dan Istri

Menurut buku Solusi Sedekah Tanpa Uang oleh Ustaz Haryadi Abdullah, menafkahi anak dan istri adalah sedekah yang pahalanya jauh lebih besar daripada sedekah kepada orang lain. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

Artinya: “Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, ‘Bersedekahlah.’ Lalu seorang laki-laki berkata, ‘Wahai Rasulullah, aku mempunyai satu dinar?’ Kemudian Rasul mengatakan, ‘Bersedekahlah pada dirimu sendiri.’ Orang itu lalu berkata, ‘Aku mempunyai yang lain.’ Beliau bersabda, ‘Sedekahkan untuk anakmu.’ Orang itu berkata, ‘Aku masih mempunyai yang lain.’ Beliau bersabda, ‘Sedekahkan untuk istrimu.’ Orang itu berkata lagi, ‘Aku masih punya yang lain.’ Rasul menjawab, ‘Sedekahkan untuk pembantumu.’ Orang itu berkata lagi, ‘Aku masih mempunyai yang lain.’ Rasul bersabda untuk yang terakhir kalinya, ‘Kamu lebih mengetahui penggunaannya’.” (HR Abu Dawud dan Nasa’i, dinilai sahih oleh Ibnu Hibban dan Hakim)

6. Sedekah Khofiyyah

Menurut laman MA Al Hikmah Bandar Lampung, sedekah khofiyyah adalah sedekah yang tersembunyi. Sedekah khofiyah adalah yang paling utama karena dilakukan secara ikhlas dan semata-mata mengharap ridha Allah SWT.

Dalam surah Al Baqarah ayat 271, Allah berfirman

Artinya: “Jika kamu menampakkan sedekahmu, itu baik. (Akan tetapi,) jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir, itu lebih baik bagimu. Allah akan menghapus sebagian kesalahanmu. Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

Itulah 6 sedekah utama yang dapat diberikan oleh umat muslim. Semoga kita dapat mengamalkan sedekah dan memberikan manfaat bagi orang lain.

Advertisement div class="td-visible-desktop">

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here