Banjir Rendam Sejumlah Titik di Kabupaten Bekasi

Ilustrasi banjir di perumahan Pondok Gede/ tempo.co

BEKASI – Banjir melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dan terjadi di sejumlah kecamatan sehingga menyebabkan warga setempat terpaksa mengungsi.

Banjir terjadi Kecamatan Cikarang Utara, Cikarang Selatan, serta Cikarang Pusat, sedangkan sebelumnya hanya melanda Kecamatan Babelan, Tarumajaya, dan Muaragembong.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi Muhammad Said mengatakan banjir di beberapa wilayah mulai surut namun ketinggian air banjir justru meningkat di beberapa daerah lainnya.

“Dipantau dari lapangan, kondisi saat ini cenderung mulai surut, seperti di Babelan dan Muaragembong. Tapi masih ada rendaman di wilayah Tarumajaya. Kemudian banjir justru naik di beberapa titik di Cikarang,” ucap dia.

Di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan banjir merendam sedikitnya 200 rumah dengan 162 kepala keluarga terdampak, sedangkan di Cikarang Utara, tepatnya di Desa Simpangan, banjir merendam tiga kampung dengan ketinggian antara 30 hingga 60 sentimeter.

“Banjir ini merendam puluhan kios dan toko serta puluhan rumah warga. BPBD Kabupaten Bekasi mencatat 190 kepala keluarga terkena dampak dari banjir tersebut,” katanya.

Banjir juga merendam puluhan rumah di Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat. Hujan yang mengguyur sepanjang malam membuat debit air di Sungai Cibeet meningkat hingga akhirnya meluap. Beberapa warga terpaksa mengungsi.

“Beberapa warga mengungsi namun ada juga yang memilih menunggu perkembangan lanjutan, terutama bagi mereka yang punya hewan ternak. Di lokasi ini tim masih terus bersiaga karena belum ada tanda-tanda debit air turun,” kata dia.

 

Advertisement