JAKARTA – Unggahan di Facebook menarasikan video berdurasi satu menit yang menyatakan bahwa tabung gas memiliki kode atau tanggal kedaluwarsa yang tertera di bagian atas tabung.
Narasi dalam unggahan tersebut adalah:
“Tabung gas ada masa pakainya jg… waspada yg sudah kadaluwarsa”
Berikut transkrip video tersebut:
“Cuma nanti ini saya mau kasih jelaskan sedikit, kalau ibu cari tabung-tabung yang kayak begini lagi ya, inikan 02 26, disini bulan disini tahun, ini bulan dua dua ribu dua enam. Sekarang kan 2024 berarti tabung ini masih bagus awet itu, jangan ambil tabung yang dibawah tahun. Contoh masih ada beredar tabung tahun 2015, 2013.”
Namun, apakah benar kode tersebut merupakan tanggal kedaluwarsa?
Pertamina menegaskan bahwa tidak ada istilah tabung elpiji yang kadaluwarsa. Kode yang tercantum pada tabung elpiji menunjukkan tahun di mana tabung elpiji harus dites ulang.
Vice President Corporate Communication Pertamina menjelaskan bahwa kode pada tabung elpiji bukan merupakan kode berakhirnya penggunaan tabung tersebut, tetapi waktu untuk pengujian ulang.
“Setiap tabung elpiji akan diuji ulang setiap lima tahun, untuk memastikan seluruh tabung yang telah digunakan konsumen, tetap memenuhi standar keamanan yang telah ditentukan,” ujar Fajriyah, dilansir dari laman Pertamina.
Jika hasil pengujian ulang bagus, tabung tersebut dapat tetap digunakan. Namun, jika tabung dinyatakan kurang layak, maka akan ditarik dari peredaran dan diganti dengan tabung baru.
“Karena itu, seluruh tabung yang beredar di pasaran, aman dan layak digunakan konsumen,” ujarnya.
Menurut Fajriyah, jika pada tabung elpiji tertulis kode produksi 2018, maka tabung tersebut akan dites ulang pada 2023.
“Namun demikian, pengecekan tabung tersebut tidak harus menunggu hingga lima tahun, karena jika ditemukan tabung kurang layak, meskipun belum lima tahun, akan langsung ditarik dan diganti dengan tabung baru,” pungkas Fajriyah.





