Puluhan Rumah di Pesisir Selatan Terendam Banjir

Ilustrasi Banjir di Padang. Foto: GoSumbar

PAINAN – Banjir menggenangi daerah Nagari Lakitan Tengah, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Senin (18/7/2016) malam. Banjir tersebut diakibatkan oleh hujan deras yang berlangsung sore hingga malam hari dan melanda hampir seluruh wilayah Sumatera Barat.

Hingga pukul 21.30 WIB ketinggian banjir tepatnya di Kampung Pulai mencapai 250 sentimeter dan merendam puluhan rumah. Meskipun daerah tersebut sudah menjadi langganan banjir, namun banjir kali ini ketinggiannya bertambah dengan cepat.

Seperti diungkapkan seorang warga, Faisal (34) “Banjir mulai memasuki rumah warga pukul 20.30 WIB dan ketinggiannya dengan cepat bertambah,” ungkapnya.

Takut barang-barangnya terendam banjir, warga lantas mengantisipasi kerugian dengan mulai meninggikan barang terutama barang elektronik. “Kalau ketinggian banjir terus bertambah kami harus mencari tempat evakuasi karena banjir pernah mengepung lokasi ini dengan ketinggian tiga meter,” tambahnya.

Dilaporkan Antara, sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping, Padang Pariaman, Sumbar melaporkan 80 persen wilayah provinsi itu diguyur hujan pada Senin sore.

“Hujan Senin sore ini hampir seluruh wilayah Sumbar dan estimasi awal diperkirakan samapi pukul 20.00 WIB,” kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Ketaping Padang Pariaman, Budi Samiaji.

Daerah yang diguyur hujan tersebut di antaranya daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang.

Kemudian daerah Kabupaten Tanah Datar, Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sijunjung, Sawahlunto, Pasaman dan Solok.

Tetapi secara umum ia menambahkan, intensitas hujan pada Senin sore bervariasi yakni ringan hingga lebat. Hujan yang disertai angin yang cukup kencang terjadi di pesisir pantai Sumbar.

Dibagian lain, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Zulfiatno mengingatkan warga tetap waspada terhadap bahaya longsor meskipun intensitas hujan tidak begitu tinggi.

“Jika bepergian saat hujan deras dan melewati bukit dan ada reruntuhan tanah walaupun kecil, sebaiknya kembali saja karena itu ada potensi longsor,” katanya.

Advertisement