WASHINGTON – Sejak Trump terpilih menjadi presiden Amerika Serikat (AS) ke 45, kebencian terhadap islam jelas terlihat. Hal ini juga berpengaruh terhadap sejumlah warga AS, hal itu terjadi di sebuah kantor maskapai penerbangan.
Seorang karyawati Muslim dari maskapai Delta diserang seorang penumpang pesawat di ruang Bandara Internasional JFK Kennedy, Amerika Serikat. Korban diejek dan ditendang ketika sedang salat.
Korban diketahui bernama Rabeeya Khan dan mengenakan jilbab. Sedangkan penyerangnya adalah Robin Rhodes.
”F*** Islam, f** k ISIS,” teriak Rhodes, di depan Rabeeya yang dalam posisi rukuk dan sujud. Usai menghina, Rhodes menendang Rabeeya.
Rabeeya merupakan pegawai di Terminal 2 Delta Sky Lounge. Insiden terjadi pada Rabu malam waktu AS.
Rhodes menyebut-nyebut nama Presiden Donald Trump saat menyerang korban. ”Sekarang Trump ada di sini . Kalian bakal tersingkir semua. Anda dapat meminta (pada) Jerman, Belgia dan Prancis tentang jenis-jenis orang ini. Anda akan melihat apa yang terjadi,” teriak Rhodes.
Pejabat Queens County, Distrik Attorney, Richard Brown, mengatakan Rhodes kembali dari Aruba dan menunggu penerbangan lanjutan ke Massachusetts ketika dia mulai melecehkan Rabeeya Khan.
”Apakah Anda tidur f** ing,” kata Rhodes, menurut dokumen pengadilan, yang dikutip dari New York Daily News, Jumat (27/1/2017). ”Apakah Anda salat? Apa yang sedang Anda lakukan?,” lanjut Rhodes.
Tak cukup dnegan makian, Rhodes (57) kemudian diduga meninju pintu dan memukul bagian belakang kursi Rabeeya. Rabeeya, usai salat, bertanya pada Rhodes apa yang dia lakukan padanya.
”Anda tidak apa-apa, tapi saya akan menendang Anda,” kata Rhodes. Menurut Brown, Rhodes diduga menyerang kaki kanan Rabeeya, kemudian memblokir pintu saat perempuan mencoba untuk meninggalkan ruangan.
Rhodes ditangkap dan didakwa atas tuduhan penyerangan. Dia juga dikenai dakwaan melakukan kejahatan kebencian.”Saya kira saya akan masuk penjara karena perilaku tidak tertib,” kata Rhodes saat ia ditangkap.





