Gambia Resmi Jadi Negara Islam, “Save Rohingya” Tugas Suci Pertama

Ilustrasi/ AFP

GAMBIA (KBK) – Setelah Gambia resmi sebagai Negara Islam di Afrika Barat, yang dideklarasikan oleh Presiden Yahya Jammeh, diikuti dengan pengumuman akan menerima pengungsi Rohingya, Myanmar di negara itu.

“Kita akan mengambil pengungsi Rohingya, ini bagian dari “tugas suci” untuk meringankan penderitaan sesama Muslim yang melarikan diri dari Asia Tenggara karena penindasan etnik agama lain,” jelas Jammeh..

Seperti dilaporkan Al Jazeera, pemerintah – pemerintah di Negara Afrika Barat telah mengambil pengungsi Rohingya dari tengah laut dan dibawa ke tepi pantai, mereka membuatkan kamp-kamp pengungsi untuk mereka.

“Pemerintah Gambia prihatin dengan kondisi yang tidak manusiawi yang dialami orang-orang Rohingya, Myanmar. Mereka terpaksa menjadi ‘manusia perahu’, hanyut di laut lepas pantai Malaysia dan Indonesia,” katanya dalam sebuah pernyataan.

“Sebagai manusia dan sesama Muslim, menyelamatkan bangsa Rohingya adalah tugas suci. Kita wajib membantu dan meringankan penderitaan mereka itu,” tandas Jammeh.

Advertisement