BNPB: Kerugian Gempa Lombok Sangat Besar

LOMBOK – Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan kerugian akibat gempa yang mengguncang wilayah Lombok di Nusa Tenggara Barat mencapai Rp5,04 triliun lebih.

Sutopo mengatakan angka perkiraan kerugian itu didapat setelah Kedeputian Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB melakukan perhitungan kerusakan di Lombok, baik akibat gempa 6,4 Skala Richter pada 29 Juli maupun gempa 7 Skala Richter pada 5 Agustus.

Kerugian Rp5,04 triliun tersebut dihitung berdasarkan kerugian akibat kerusakan permukiman (Rp3,82 triliun), infrastruktur (Rp7,5 miliar), gangguan ekonomi produktif (Rp432,7 miliar), sosial budaya (Rp716,5 miliar) dan lintas sektor (Rp61,9 miliar).

“Kerusakan dan kerugian sangat besar. Apalagi bila data sudah terkumpul semua, maka jumlahnya akan lebih besar. Perlu triliunan rupiah untuk melakukan perbaikan kembali dalam rehabilitasi dan rekonstruksi,” kata Sutopo, dilansir Antara.

Sutopo mengatakan akan diperlukan waktu untuk pemulihan kembali kehidupan masyarakat dan pembangunan ekonomi di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Advertisement