391 Warga Sipil Suriah Tewas Akibat Perang pada Agustus 2018

Ilustrasi Kota Aleppo, Suriah porak-poranda dibombardir dalam perang saudara yang sudah memasuki tahun ketujuh (sindonews)

SURIAH – Sebuah LSM di Suriah mengatakan sebanyak 391 warga sipil, termasuk 66 anak-anak, tewas di Suriah yang dilanda perang bulan Agustus.

Dalam sebuah pernyataan, Lembaga Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) mengatakan pasukan rezim Suriah bertanggung jawab atas mayoritas korban jiwa.

“Sekitar 239 warga sipil tewas dalam serangan rezim pada Agustus, termasuk 13 anak-anak dan delapan wanita,” kata SNHR.

Pasukan Rusia, pendukung utama rezim Bashar al-Assad, bertanggung jawab atas kematian 36 warga sipil di Suriah bulan lalu.

Sementara sekitar 15 warga sipil dibunuh oleh kelompok teroris YPG / PKK, termasuk tiga anak dan tiga wanita.

Lima anak termasuk di antara 12 warga sipil yang tewas oleh kelompok teroris ISIS di Suriah bulan lalu sementara pihak yang tidak dikenal bertanggung jawab atas kematian 88 warga sipil, termasuk 25 anak-anak dan 17 wanita.

Kelompok hak asasi mengatakan total 6.036 warga sipil telah tewas di Suriah yang dilanda perang sejak Januari, selanjutnya menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memberikan perlindungan kepada warga sipil di Suriah yang dilanda perang dan membawa pihak yang bertanggung jawab atas kematian warga sipil ke pengadilan.

Suriah telah terkunci dalam perang sipil yang ganas sejak 2011 ketika rezim Assad menindak keras protes pro-demokrasi dengan keganasan yang tidak terduga.

Sejak itu, ratusan ribu orang telah tewas dan jutaan orang terlantar dalam konflik itu.

Advertisement