Buruh Mie Sedaap Mengadu Dirumahkan, Said Iqbal Singgung Potensi Penghindaran THR

JAKARTA, KBKNEWS.id – Sejumlah pekerja PT Karunia Alam Segar (KSA), produsen Mie Sedaap, dilaporkan masih dirumahkan hingga mendekati Lebaran.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan sekitar 20 buruh telah mengadu ke Posko Orange Partai Buruh di Gresik karena belum dipanggil kembali bekerja meski kontrak mereka masih berjalan.
Iqbal menegaskan, kondisi tersebut bukan pemutusan hubungan kerja (PHK), namun para pekerja faktanya belum kembali bekerja.

Ia mengingatkan agar pernyataan “tidak ada PHK” tidak dipahami secara sempit, karena buruh yang dirumahkan tetap berisiko kehilangan hak-haknya.

Menurutnya, perumahan pekerja menjelang hari raya berpotensi berdampak pada pembayaran tunjangan hari raya (THR). Ia juga menyebut laporan buruh menyatakan pemberitahuan dirumahkan dilakukan secara sepihak melalui pesan WhatsApp. Akibatnya, pekerja yang dirumahkan dikhawatirkan tidak menerima THR dan upah menjelang Lebaran.

Iqbal menilai persoalan utama bukan sekadar ada atau tidaknya PHK, melainkan dugaan praktik yang bisa mengarah pada penghindaran kewajiban perusahaan terhadap pekerja, khususnya menjelang momentum hari raya.

Di sisi lain, manajemen PT Karunia Alam Segar membantah bahwa kebijakan tersebut berkaitan dengan momen tertentu seperti Ramadan. Human Resources & General Affairs KSA, Peter Sindaru, menyatakan penyesuaian kapasitas produksi merupakan hal yang lazim di industri manufaktur padat karya dan dipengaruhi dinamika permintaan pasar.

Ia menegaskan keputusan tersebut diambil berdasarkan kebutuhan operasional dan perencanaan produksi yang berubah dari waktu ke waktu. Perusahaan juga menyebut langkah penyesuaian dilakukan secara terukur sesuai ketentuan yang berlaku, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan keberlangsungan usaha, bukan karena faktor momentum tertentu.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here