BANJARAN DURNA (20)

TAPI wayang Kurawa yang bernama Dursasono itu memang terkenal urakan, gonyak ganyuk nglelingsemi (bikin malu). Masih mending Durmagatilah, meski omongannya suka clometan macam Roy...

BANJARAN DURNA (19)

PARA cantrik di pertapan Saptaharga terkaget-kaget, baru kali ini ada Patih Sengkuni datang ke padepokan Begawan Abiyasa. Karena para cantrik juga rajin mengikuti medsos,...

BANJARAN DURNA (18)

MUKA Patih Sengkuni mendadak ciut kehilangan wibawa. Boleh dikata dosa masa lalunya dibayar lunas! Dulu dia mendzolimi Patih Gandamana, gara-gara berambisi jadi patih Ngastina....

BANJARAN DURNA (17)

BELUM juga reda amarah Pendita Durna, tiba-tiba datang Betara Narada dari kahyangan dengan naik taksi drone, langsung mendarat di halaman kraton Kumbina, persis depan...

BANJARAN DURNA (16)

KUBU Kurawa terutama Begawan Durna gelisah dan cemas luar biasa. Sebab Permadi tak kunjung keluar dari taman keputren untuk menangkap Narayana yang mau mencuri...

BANJARAN DURNA (15)

TAPI dalam kondisi mendadak begini Prabu Kresna merasa tak mampu melawan orang-orang Ngastina yang demennya keroyokan. Belum lagi harus berhadapan dengan kakak kandungnya, Prabu...

BANJARAN DURNA (14)

TAK lama kemudian munculah sekar kedaton Dewi Rukmini. Dengan kebaya ala Putri Solo, nampak semakin nyata kecantikannya. Para hadirin semula mengira dia akan tampil...

BANJARAN DURNA (13)

SIANG itu sidang selapanan Istana Gajahoya membahas rencana persiapan perkawinan Pendita Durna melawan Dewi Rukmini putri Prabu Bismaka dari Kumbina. Tampak hadir di hadapan...

BANJARAN DURNA (12)

KARENANYA soal murid bernama Trustajumena tak dipikirkan benar, dia tetap diperlakukan sebagaimana murid perguruan pada umumnya. Yang belakangan selalu menggoda pikiran Begawan Durna justru...

BANJARAN DURNA (11)

BRATASENA tersenyum geli melihat sikap Begawan Durna yang tidak konsisten, esuk dele sore tempe macam politisi. Bagaimana tidak? Katanya dulu tak berambisi memperluas padepokannya....

SENYUM PAGI

Enggan Bertakziah

BEBERAPA hari lalu viral diberitakan, seorang warga Kediri meninggal tanpa ada yang takziah atau melayat. Tetangga pun tak ada yang mau mengurus jenazahnya, sehingga pemakaman diselenggarakan oleh pihak perangkat desa atau kelurahan. Tapi Kapolsek Semen menegaskan, itu berita hoaks. Yang benar, penyelenggaraan pemakaman diambil...

WAYANG PARODI

BANJARAN DURNA (25)

UNDANGAN lewat WA dari Ngastina itu tengah dibahas keluarga Pendawa Lima. Para peserta sidang terbatas ini rata-rata merasa kaget, tumben-tumbenan Kurawa-100 ngurusi soal beginian. Bener juga sih, tubuh yang proporsional akan mendorong kesehatan lebih terjamin. Tapi hal-hal beginian apa perlu masuk skala prioritas? Tubuh...