JAKARTA, KBKNews.id – Tidur bukan sekadar istirahat, tetapi bagian penting dari pola hidup sehat karena berperan besar dalam menjaga fungsi utama tubuh. Menurut laporan dari Hindustan Times yang dikutip Kamis, tidur adalah kebutuhan yang wajib dipenuhi setiap hari dan menjadi fondasi kesehatan yang optimal.
Dr. Vikas Mittal, Direktur Pulmonologi di RS CK Birla, New Delhi, India, menekankan pentingnya tidur selama 7–9 jam setiap malam agar seseorang tetap tajam secara mental, sehat secara fisik, dan seimbang secara emosional.
Ia menyebutkan bahwa tidur ibarat tombol “reset” yang penting bagi tubuh. Kurang tidur dapat mengganggu berbagai sistem vital, mulai dari penampilan kulit hingga sistem kekebalan tubuh.
Berikut ini adalah enam bagian tubuh yang dapat terdampak jika seseorang kekurangan tidur:
1. Kulit
Proses regenerasi dan perbaikan sel kulit berlangsung optimal saat tidur nyenyak. Bila kurang tidur, kulit menjadi kusam, timbul lingkaran hitam di bawah mata, muncul garis-garis halus, dan terjadi penuaan dini akibat peningkatan hormon kortisol serta penurunan produksi kolagen. Kondisi ini juga bisa memperparah masalah kulit seperti jerawat, eksim, dan psoriasis.
2. Jantung
Saat tidur, tekanan darah diatur dan jantung pun beristirahat. Kurang tidur dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, serta gangguan irama jantung.
3. Usus
Tidur dan kesehatan pencernaan saling berkaitan erat. Kurang tidur bisa mengacaukan keseimbangan mikrobioma usus, yang menyebabkan gangguan seperti perut kembung, keinginan mengonsumsi makanan tidak sehat, dan peningkatan berat badan.
4. Otak
Tidur yang tidak cukup dapat menurunkan fungsi kognitif seperti kemampuan berpikir, mengambil keputusan, serta konsentrasi. Selain itu, kurang tidur juga dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena penyakit alzheimer.
5. Kesehatan Mental dan Suasana Hati
Tidur yang tidak memadai berdampak negatif pada kesehatan emosional, seperti memicu rasa cemas, mudah marah, dan bahkan depresi.
6. Sistem Kekebalan Tubuh
Tidur nyenyak membantu tubuh memproduksi sitokin, yaitu protein yang berperan melawan infeksi, peradangan, dan stres.
Kurang tidur melemahkan fungsi ini, membuat tubuh lebih rentan terkena penyakit dan memperlambat proses penyembuhan.





