Libur Nataru, BMKG Minta Pelayaran Waspadai Dampak Siklon Grant

Wilayah DKI Jakarta terancam dampak tidak langsung tiga siklon tropis (siklon tropi Bakung, 93S, dan Bibit 95S. (ilustrasi: BMKG)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia pada 24–27 Desember 2025.

Peringatan ini ditujukan kepada masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, seiring meningkatnya mobilitas selama libur Natal dan menjelang Tahun Baru.

BMKG menjelaskan, potensi gelombang tinggi dipicu oleh dinamika atmosfer yang memengaruhi pola serta kecepatan angin di wilayah perairan Indonesia. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko keselamatan pelayaran di sejumlah jalur laut utama.

Melalui unggahan di akun resmi Instagram @infobmkg, BMKG menyebutkan bahwa keberadaan Siklon Tropis Grant turut berperan dalam meningkatkan kecepatan angin dan tinggi gelombang. Siklon ini terpantau berada di Samudra Hindia selatan Bengkulu dan berdampak pada perairan di sekitarnya.

Secara umum, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara bergerak dari arah utara hingga timur laut dengan kecepatan berkisar 8–30 knot. Sementara itu, di wilayah selatan, angin bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 6–30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia barat Sumatera, Samudra Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur, Laut Banda, serta Laut Arafuru bagian barat.

BMKG mencatat sejumlah wilayah perairan berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25–2,5 meter. Wilayah tersebut meliputi Samudra Pasifik utara Papua, Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh dan Kepulauan Nias, serta perairan selatan Banten dan Jawa Barat.

Potensi serupa juga terpantau di Laut Natuna Utara, Selat Karimata bagian utara, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku, hingga perairan Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here