KOLOMBO – Para tim penyelamat masih berusaha menggali melalui tumpukan lumpur dan sampah yang runtuh ke rumah dekat tempat pembuangan sampah di luar ibukota Sri Lanka, dan hingga kini korban tewas mencapai 30 orang.
Sementara itu puluhan lainnya diperkirakan masih terkubur. Ratusan orang telah hidup di lingkungan kelas pekerja di pinggiran dump menjulang di Meetotamulla, sebuah kota dekat Kolombo, ketika gundukan besar runtuh Jumat malam sedikitnya merusak 150 rumah.
Pihak berwenang tidak yakin berapa banyak orang masih bisa terjebak, dengan laporan yang bertentangan yang dirilis. Mereka mengumumkan 30 orang hilang namun pada Senin kemudian diumumkan jumlahnya berkurang menjadi 11.
Juru bicara Management Center Pradeep Kodippili mengatakan jumlah itu berkurang setelah menyesuaikan nama yang telah masuk dalam daftar korban tewas dan hilang.
Lebih dari 600 warga di daerah itu masih mengungsi di sekolah-sekolah terdekat, sementara 11 orang dirawat di rumah sakit karena luka-luka, demikian dikutip dari AP.





