spot_img

Ramuan Herbal Habbatussauda untuk Redakan Batuk hingga Gangguan Pernapasan, Langsung dari Ahlinya

JAKARTA – Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania, membagikan resep ramuan herbal untuk menjaga kesehatan pernapasan selama musim hujan dan banjir di bulan Ramadan.

Menurut Inggrid, ramuan herbal mengandung bahan-bahan yang dapat memengaruhi respons imun tubuh agar lebih kuat dalam menjaga daya tahan tubuh dan mencegah penyakit.

Selain memiliki sifat imunomodulator, ramuan herbal juga bersifat antioksidan dan antiperadangan, serta membantu mengurangi frekuensi batuk dan produksi dahak.

Biasanya, kata Inggrid, ramuan ini diminum dua kali sehari sebagai langkah pencegahan. Namun, jika mengalami gangguan pernapasan ringan, dosisnya dapat ditingkatkan menjadi tiga hingga empat kali sehari.

Salah satu ramuan herbal yang efektif untuk mencegah batuk dan gangguan pernapasan adalah ramuan dari habbatussauda. Habbatussauda atau jintan hitam telah lama dipercaya memiliki manfaat kesehatan yang beragam, termasuk untuk sistem pernapasan.

Berikut cara membuat ramuan habbatussauda:

Bahan-Bahan

  • 1 gelas (200 ml) air mendidih.
  • 1 tea bag (2-3 gram) chamomile kering.
  • 1 batang (4 gram) kayu manis.
  • 2 butir kembang lawang/pokak.
  • 1 sdt (3 – 5 gram) habbatussauda kering bubuk.
  • 10 gram jahe iris.
  • 1-2 sdt (5 – 10 ml) madu murni.
  • 1/2 buah jeruk nipis.

Cara Membuat:

  • Masak air hingga mendidih dan matikan kompor.
  • Masukkan chamomile ke air panas.
  • Masukkan jahe, kayu manis, pokak, dan habbatussauda.
  • Ratakan seluruh bahan dan aduk-aduk.
  • Diamkan 15 menit dalam keadaan tertutup.
  • Saring dan tuang ke gelas.
  • Berikan madu dan jeruk nipis.

Untuk mengobati demam, seringkali diperlukan penggabungan antara pengobatan konvensional dan ramuan herbal.

Salah satu metode yang efektif adalah mengonsumsi parasetamol bersamaan dengan ramuan herbal. Beri waktu jeda antara kedua jenis pengobatan tersebut.

“Jika dibarengi dengan obat konvensional, misalnya obat penurun demam, bisa minum parasetamol. Bila ingin dikombinasi dengan ramuan ini, beri jeda selama satu sampai dua jam,” ujar Inggrid.

Inggrid menyarankan untuk mengonsumsi ramuan herbal sebelum makan agar dapat meningkatkan efektivitasnya.

Namun, bagi yang mengalami masalah lambung seperti nyeri ulu hati, ramuan herbal ini dapat diminum setelah makan untuk mengurangi risiko iritasi lambung.

Meskipun ramuan herbal ini terbuat dari bubuk habbatussauda kering, namun memiliki rasa yang enak. Kombinasi berbagai bahan seperti kayu manis, kembang lawang, jahe, kemukus, dan jeruk nipis memberikan cita rasa yang segar.

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles