Beranda Label Sengkuni

Label: Sengkuni

BANJARAN DURNA (27)

WABAH Corona telah mereda, PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) di perguruan Sokalima telah dihapus, para murid atau peserta didik menurut istilah sekarang, sudah PTM (Pembelajaran...

BANJARAN DURNA (24)

MENYAMBUT hari ulang tahun berdirinya negeri Ngastina 60 tahun lalu, Prabu Duryudana hendak menyelenggarakan berbagai lomba. Lomba ini bisa diikuti para Kurawa-100 khususnya dan...

BANJARAN DURNA (23)

BOTOL Lenga Tala isinya tinggal separo, diperebutkan sekitar 75 wayang Kurawa yang setara dengan TGUPP Gubernur DKI Jakarta yang nyaris bubar. Kesannya jadi seperti...

BANJARAN DURNA (22)

PADAHAL bagi Begawan Durna, Dewi Rukmini itu hanya numpang lewat singgah di hatinya. Sudah disamber cowok lain, ya sudah…..cari pengganti lagi. Bukankah jagad tak...

BANJARAN DURNA (21)

PATIH Sengkuni benar-benar kaget, kok seperti itu ya jawaban Durmagati? Kementhus (sombong) betul dia. Bagaimana kalau diberi kekuasaan struktural macam dirinya, pasti Durmagati tambah...

BANJARAN DURNA (20)

TAPI wayang Kurawa yang bernama Dursasono itu memang terkenal urakan, gonyak ganyuk nglelingsemi (bikin malu). Masih mending Durmagatilah, meski omongannya suka clometan macam Roy...

BANJARAN DURNA (19)

PARA cantrik di pertapan Saptaharga terkaget-kaget, baru kali ini ada Patih Sengkuni datang ke padepokan Begawan Abiyasa. Karena para cantrik juga rajin mengikuti medsos,...

BANJARAN DURNA (18)

MUKA Patih Sengkuni mendadak ciut kehilangan wibawa. Boleh dikata dosa masa lalunya dibayar lunas! Dulu dia mendzolimi Patih Gandamana, gara-gara berambisi jadi patih Ngastina....

WAHYU KONGLOMERAT (4)

MENDENGAR jawaban Sarjokesuma yang terkesan clometan, Patih Sengkuni dan Pendita geregetan bukan main. Jika di padepokan Sokalima beragama miliknya, pastilah murid model Sarjokesuma ini...

WAHYU KONGLOMERAT (1)

DARI banyak wahyu di dunia perwayangan, paling dicari adalah wahyu Cakraningrat. Wahyu ini konon akan menuntun nasib si penerima bakal menjadi raja sebuah negara....

SENYUM PAGI

Rumah Pusaka eks Pejabat

RUMAH pusaka selalu menyimpan sejuta kenangan, dan sudah menjadi naluri manusia ingin selalu mengenang peristiwa-peristiwa di masa lalu, di masa kecilnya, baik yang menyenangkan maupun menggembirakan. Memang ada juga sih, orang yang sekali meninggalkan kampung halamannya, lalu pettt.......tak pernah mau ngambah (baca: nengok) desa...

WAYANG PARODI

BANJARAN DURNA (59)

DALAM bentuk roh halus dan berdiri di pojok ruang sidang, Prabu Kresna tersenyum kecut. Enak saja, dirinya disebut tukang menggoreng isyu. Tapi isyunya kan tidak digoreng dadakan seperti tahu bulat Rp 500,- Satu hal yang perlu diluruskan, dirinya bukan menggoreng isyu, tapi menciptakan isyu...