
YERUSALEM – Bayi dari Ibu Palestina, berusia sembilan bulan menangis hampir 7 jam karena kehausan, ia tidak mau minum dari susu botol yang dibuatkan perawat di salah satu ruang perawatan di Rumah Sakit Israel. Sementara itu, si ibu bayi terbaring di ruang rawatan yang sama karena luka parah yang dideritanya.
Konflik Israel-Palestina bukanlah hal baru, dan sudah makanan berita sehari-hari dengan angle kebencian yang menonjol antara rakyat Palestina dan Israel.
Namun, gambar ini menjadi viral di media sosial yang menegaskan kembali kepercayaan semua orang terhadap kemanusiaan. Gambaran yang menghangatkan hati menunjukkan seorang perawat Israel yang menyusui bayi dari seorang wanita Palestina, yang terluka parah dalam suatu kecelakaan.
Perawat Yahudi, Ula Ostrowski-Zak telah menunjukkan naluri keibuannya. Wanita yang terluka dan suaminya beserta anak laki-laki mereka dibawa ke Rumah Sakit Hadassah Ein Kerem di Israel setelah mobil mereka mengalami kecelakaan. Ayah anak itu meninggal dalam tabrakan.
Perawat itu mencoba selama hampir tujuh jam untuk menenangkan Yaman Abu Ramila yang berusia sembilan bulan untuk menyusu dari botol tapi dia menolak. Akhirnya, dia memutuskan untuk menyusui sendiri bayi itu.
Menurut sebuah laporan oleh Ynet News, bibi bayi itu meminta perawat untuk meminta seseorang yang bisa merawat bayi itu, tapi sebagai ibu yang tengah menyusui, dia memutuskan untuk melakukannya sendiri.
“Bibi bayi itu terkejut bahwa seorang Yahudi mau menyusui anaknya, tapi saya mengatakan kepada mereka bahwa setiap ibu akan melakukannya,” kata Perawat Ula.
Selama ia piket perawat itu menyusui bayi itu lima kali sehari dan ketika keluarga khawatir akan asupan anak itu disaat perawat itu aplusan piket, ternyata ia telah mengaturnya.
Seperti dikisahkan Indian Express, Perawat tersebut mengirim kisah bayi ini ke kelompok ibu-ibu menyusui di Facebook yang berjudul La Leche League, dan ia pun kagum dengan reaksinya.
Dalam beberapa jam saja, ratusan orang menanggapi panggilan tersebut untuk membantu menyusui anak itu dan banyak wanita dari tempat-tempat yang jauh sukarela untuk datang menyusui anak laki-laki itu ketika perawat itu pulang dari rumah sakit.




