IRAK – Demonstrasi anti-pemerintah di Irak yang digelar selama sepekan sejak 1 Oktober lalu telah menewaskan 157 demonstran, menurut hasil penyelidikan resmi yang dirilis Selasa (22/10/2019).
Demonstran dketahui menuntut langkah konkret pemerintah untuk menekan kemiskinan, penyediaan lapangan kerja dan memberantas korupsi.
Korban terbanyak ada di Baghdad dengan 111 orang tewas. Hasil penyelidikan menunjukkan hampir semua korban tewas adalah pengunjuk rasa.
Laporan penyeldikan juga mengatakan 70 persen korban tewas disebabkan oleh luka tembak di kepala dan dada.
Dilansir AFP, rencananya massa akan kembali melakukan unjuk rasa pada Jumat pekan ini, untuk kembali mendesak pemerintah dengan melakukan aksi unjuk rasa dan membakar kantor-kantor pemerintahan.





