31.9 C
Jakarta
Selasa, 28 September 2021

Data Lengkap Update Kasus Covid-19 di Indonesia

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 27 September 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 3.771 orang sembuh per hari. Adanya penambahan...

AS Siapkan Aussie Hadapi China

AMERIKA Serikat dan Inggeris memerlukan mitra strategis di kawasan Indo Pasifik untuk menjaga keseimbangan geopolitik dan ancaman militer menghadapi hegemoni China di Laut China...

Sosok Kelam Wakil Rakyat

Perang Dingin Baru Lebih Berisiko

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sebelumnya tampil garang dan sangat diandalkan untuk membasmi praktek rasuah yang sudah merasuki sendi-sendi seluruh kehidupan bangsa dan negara...

Awas Klaster Sekolah!

WHO: RI Belum Keluar dari Covid-19

Ahli Temukan Cara Agar Lebah Ternak Fokus Menghisap Sari Satu Jenis...

GREENWICH - Supermarket modern menawarkan buah-buahan dan sayuran yang melimpah ruah. Paprika, alpukat, stroberi, mentimun—semuanya dimungkinkan berbuah karena dibantu oleh lebah. Tetapi tidak ada cukup...

Momen Bahagia Jadi duka

Tips Aman Belanja di Masa Pandemi

Tipe-Tipe Masker untuk Cegah Corona

Galeri

Bantu Warga Sidodadi Miliki Air Bersih

Kurang lebih 6 jam perjalanan Tim Dompet Dhuafa Waspada menuju Desa Tanjung Pamah dari Medan untuk mengantarkan mesin genset untuk warga Dusun 4 Sidodadi,...

Bantu Adik Rudin Sembuh dari Kanker Mata

Bantu Janda Manah Perbaiki Rumah

Mari Membangun Rumah di Surga dengan Wakaf

PALEMBANG  - Jalan Lintas Sumatera Tengah, tepat di sisi kiri jalur arah Kota Palembang merupakan jalan akses menuju kota - kota besar di Sumatera,...

Korupsi Proyek Mesjid

MESJID adalah  rumah suci, dibangun dengan niat suci. Tapi di Palembang, ada Kepala Daerah yang membangun mesjid dicemari niat kotor! Bagaimana mungkin dan sungguh kebangetan, seorang Alex Noerdin saat menjabat Gubernur Sumsel menjadi raja tega dengan mengkorupsi dana pembangunan mesjid. Mesjid Raya Palembang bernama...

ZTV

SESAJI RAJA NGAYA (4)

BAGAIMANA tidak pusing, Prabu Gandis Basuwedo terlalu ngempukke wesi alias memudahkan persoalan. Dia pikir mengumpulkan uang Rp 1 triliun di dunia wayang itu mudah? Teorinya sih, dari 100 negara yang ditargetkan, peminatnya bisa lebih. Dan kelebihan itu pasti masuk kantong. Sedangkan nantinya, Betara Kalla...