177 Ribu Orang di Tiongkok Mati karena HIV/AIDS

ilustrasi

NEW YORK (KBK) –  Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok (CDC) melaporkan 575.000 orang di Tiongkok hidup dengan HIV / AIDS, data per Oktober 2015 ini dengan 177.000 kematian.

Simon Bland, Direktur UNAISD di New York menyambut Hari AIDS Sedunia, 1 Desember 2015 mengatakan, PBB akan bekerja dengan pemerintah Tiongkok untuk mencari solusi tersebut.

“Hari AIDS Dunia adalah kesempatan untuk mengoreksi masa lalu, tetapi juga harus melihat ke masa depan,” kata Bland.

“Hari AIDS Dunia merupakan momen penting untuk mencerminkan dan untuk memperingati semua orang yang telah kehilangan nyawa mereka karena penyakit ini,” katanya.

Dikatakan Bland, hari ini juga merupakan kesempatan untuk merefleksikan kemajuan dalam memerangi HIV / AIDS.

“Banyak yang telah berubah sejak 1980-an dan 1990-an ketika HIV / AIDS dianggap sebagai pembunuh yang tak terelakkan,” tambahnya kata Bland.

Bland juga mengungkapkan perlunya inovasi cepat untuk mendiagnosa dan pengujian HIV dan AIDS.

“Saat ini sekitar 37 juta orang hidup dengan HIV, sekitar 19 juta tidak tahu status mereka, kata Bland.

Seperti dikutip Xinhua, Selasa (1/12/2015), infeksi dan kematian akibat AIDS telah menurun jauh dari kejadian puncak sekitar tahun 2000 dan 2001.

“Namun kita tidak boleh lengah,” pungkasnya.

Advertisement