270 Orang Tewas akibat Banjir di Tanduk Afrika

Foto udara ini menunjukkan pemandangan Beledweyne, Somalia tengah yang dilanda banjir, 20 November 2023. (Foto: ANTARA/Abdullah Boyow/Xinhua)

NAIROBI – Hampir 270 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 900.000 warga mengungsi karena banjir yang dipicu oleh musim hujan di kawasan Tanduk Afrika, seperti yang diungkapkan oleh Pusat Aplikasi dan Prediksi Iklim (Climate Prediction and Applications Center/ICPAC) dari Otoritas Antarpemerintah untuk Pembangunan (Intergovernmental Authority on Development), Rabu (29/11/2023).

Negara-negara yang paling parah terdampak oleh hujan El Nino dan fenomena cuaca Dipole Samudra Hindia saat ini adalah Kenya, Etiopia, dan Somalia, demikian disampaikan oleh ICPAC dalam laporan mereka.

Somalia dan Kenya dilaporkan menanggung beban terberat akibat hujan yang terjadi selama lebih dari sebulan, dengan hampir 100 orang tewas di Somalia, 120 orang di Kenya, dan 46 orang di Ethiopia menurut laporan otoritas setempat.

ICPAC menyatakan bahwa Somalia menjadi negara dengan jumlah pengungsi terbanyak, mencapai 700.000 orang, diikuti oleh Kenya dengan 136.000 orang, dan Ethiopia sekitar 50.000 orang.

Lebih dari 1,5 juta penduduk di Somalia, 950.000 di Kenya, dan 101.890 di Ethiopia diperkirakan terdampak oleh banjir, menurut estimasi dari ICPAC.

Selain itu, laporan tersebut juga menunjukkan kerusakan yang signifikan pada lahan pertanian di ketiga negara tersebut akibat banjir.

Sumber: Antara

Advertisement