LESBOS (KBK) – Lebih dari 3.400 pengungsi dan migran mendarat setiap hari di Lesbos Yunani.
Hal itu disampaikan badan pengungsi PBB (UNHCR) kepada media, Rabu (30/12/2015).
Jaket pelampung menjadi saksi bahwa ribuan pengungsi sudah mendarat di Yunani setiap harinya.
Mais, 25 tahun, lari dari Aleppo Suriah, ia menjadi korban dari perang yang berkepanjangan. Ia melarikan diri dengan menyeberang menggunakan perahu menuju Eropa, akhirnya ia pun sampai di Swedia, di mana dia sekarang mencari suaka.
Setelah tiba di kota pesisir Turki, ia kemudian menyeberang ke Yunani, sebelum berangkat ia membeli jaket pelampung.
“Sebelum berangkat meinggalkan Suriah, saya membeli rompi penyelamat, tapi kualitas terlalu buruk,” katanya kepada Al Jazeera, Rabu (30/12/2015).
“Tak seorang pun menyadari bahwa rompi ini dibuat hanya mampu menahan berat badan yang terbatas dan dalam waktu yang terbatas pula, hanya sekitar enam jam untuk berat badan 30 kg,” kata Mais.
Untuk mendapatkan satu rompi penyelamat, ia harus merogoh kocek USD80.





