Lebih dari 1.200 Rumah Muslim Rohingya Dihancurkan

Foto Satelit penghancuran rumah muslim Rohingya dari Human Right Watch/ BBC

RAKHINE – Lembaga internasional, Human Rights Watch (HRW)  menyatkan sudah lebih dari 1.200 rumah muslim Rohingya diratakan dengan tanah di beberapa kampung di Myanmar dalam enam pekan belakangan ini.

Dilansir BBC, Selasa (22/11/2016), HRW  juga mengeluarkan sejumlah foto satelit yang memperlihatkan sekitar 820 struktur dihancurkan antara 10 hingga 18 November 2016.

Diketahui militer Myanmar sedang menggelar operasi di Negara Bagian Rakhine namun pemerintah membantah bahwa militer menghancurkan rumah-rumah warga.

Pemerintah mengatakan orang Rohingya yang sengaja membakar rumah mereka untuk menarik perhatian dunia internasional. Namun kebenaran tersebut belum dapat dikonfirmasi, karena pemerintah juga melakukan pelarangan peliputan bagi wartawan.

(Baca Juga: Meski Sulit, Bantuan Kemanusiaan Segera Disalurkan untuk Rohingya )

Operasi militer besar-besaran digelar di Rakhine dilancarkan bulan lalu setelah sembilan aparat polisi tewas dalam serangan-serangan yang diatur di pos-pos perbatasan di Maungdaw. Beberapa pejabat pemerintah berpendapat kelompok militan Rohingya yang melakukan serangan tersebut.

Para pegiat Rohingya mengatakan lebih dari 100 orang tewas dan ratusan lainnya ditangkap dalam operasi militer di Rakhine.

Diperkirakan terdapat sekitar satu juta warga Rohingya di Myanmar, yang dianggap pemerintah sebagai pendatang gelap dari Bangladesh sehingga tidak mendapat kewarganegaraan walau sudah tinggal selama beberapa generasi.

Sebagian besar warga Rohingya mengungsi ke luar dari Myanmar, antara lain terdampar di Indonesia dalam upaya menuju negara penampung pengungsi.

 

Advertisement