UGANDA – Setidaknya 55 orang telah tewas dalam pertempuran sengit di Uganda barat antara pasukan keamanan dan milisi separatis yang terkait dengan seorang raja suku.
Dilansir Al Jazeera, Senin (28/11/2016), Juru bicara polisi Andrew Felix Kaweesi mengatakan bahwa 14 polisi dan 41 pemberontak tewas dalam bentrokan di kota Kasese pada hari Sabtu (26/11/2016).
Ia mengungkapkan jika petempur suku yang memiliki hubungan dengan pengawal Raja Rwenzururu, Charles Wesley Mumbere menyerang pasukan keamanan yang berpatroli di Kota Kecil Kasese.
“Para penyerang melemparkan granat rakitan yang meledak dan melukai seorang tentara. Pasukan keamanan bereaksi dan menewaskan empat penyerang, “kata Kaweesi.
Pertempuran berlanjut sepanjang hari dan masih berlangsung pada hari Minggu kemarin, dimana Raja Charles Wesley Mumbere bersembunyi di istananya tembakan berat terdengar di luar, menurut juru bicaranya.




