Badan Geologi: Gempa Aceh Tidak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi seorang korban tsunami Aceh tahun 2004 Foto: Reuters

ACEH – Tim tanggap darurat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM menegaskan gempa tidak menimbulkan tsunami, karena pusat terletak di darat, sehingga masyarakat diimbau jangan terpancing isu tsunami.

“Masyarakat diminta agar tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa dan tsunami,” kata Kepala Badan Geologi Ego Syahrial, dikutip dari Antara.

Ia mengatakan tim nya segera menuju lokasi gempa bumi yang mengguncang wilayah Pidie Jaya, Aceh pada Rabu (7/12/2016) pagi.

“Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, kejadian ini disebabkan aktivitas sesar aktif di daerah Samalanga. Sesuai informasi dari GFZ, mekanisme sesar tersebut berarah timur laut-barat daya,” katanya dalam siaran persnya di Jakarta.

(Baca Juga; Gempa 6,4 SR Guncang Aceh, 18 Orang Meninggal )

Menurut Ego Syahrial, beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan gempa yang diperkirakan pada skala V-VI MMI.

Ego juga mengatakan, goncangan gempa terasa di daerah Bireun, Sigli dan pesisir Aceh bagian utara dan timur. Kondisi geologi daerah terdekat pusat gempa tersebut diisusun oleh batuan berumur kuarter dan batuan sedimen berumur tersier.

“Sebagian batuan tersier telah mengalami pelapukan,” ujarnya.

Goncangan gempa, lanjutnya, akan terasa kuat pada batuan kuarter dan tersier, yang telah mengalami pelapukan, karena bersifat urai, lepas, dan belum kompak (unconsolidated).

Berdasarkan informasi BMKG, gempa yang terjadi Rabu pukul 05.03 WIB berpusat di darat pada koordinat 5,19 LU dan 96,38 BT, dengan magnitudo 6,4 SR pada kedalaman 10 km, berjarak 35,8 km barat Kota Bireun dan 51,1 km tenggara Kota Sigli.

Advertisement