23.000 Warga Malaysia Dievakuasi Akibat Banjir

Banjir Malaysia/ AFP

MALAYSIA – Banjir melanda negara bagian pantai timur Malaysia,  Terengganu dan Kelantan dan  hampir 23.000 orang telah dievakuasi oleh pusat bantuan, pada Rabu (4/1/2017).

Banjir yang disebabkan oleh hujan lebat semalaman juga melanda 10 desa di Sabah utara dimana 135 orang dari 27 keluarga pindah ke tempat yang lebih aman di Kampung Rukom Ulu dekat Pitas.

Sebanyak 12.910 warga dari 3.550 keluarga  terkena dampak banjir di Terengganu, dan sudah ada 139 pusat bantuan yang beroperasi.

Sementara itu di Kelantan, 10.041 orang dari 3.334 keluarga terdampak banjir, dengan 74 pusat bantuan yang telah dibuka.

Selain itu sejumlah sekolah juga telah diliburkan akibat banjir yang memotong akses jalan menuju sekolah. Atas hal ini  Departemen Pendidikan Negeri Kelantan  mengatakan bahwa penutupan 48 sekolah di negara saat ini akan mempengaruhi 15.084 siswa dalam kegiatan belajar mengajarnya.

Sementara itu, Kereta api Tanah Melayu Berhad juga telah membatalkan layanan kereta antar-jemput beeween Kuala Krai dan Tumpat sampai batas waktu yang belum ditentukan karena arus banjir yang terus meningkat, seperti dilansir Malaysia Kini.


Advertisement