Ketersediaan Air Bersih di Mamuju Minim

Ilustrasi/ DD

MAMUJU – Ketersediaan air bersih Warga di Kecamatan Simboro, Kota Mamuju, Sulawesi Barat, sangat kurang dan dikeluhkan ribuan keluarga di Kelurahan Karema dan Rimuku.

Mereka mengaku sulit memenuhi kebutuhan air untuk mandi, mencuci, memasak, dan kebutuhan lainnya karena pasokan air dari PDAM tidak mengalir. Menurut salah  satu warga Kelurahan Rimuku, Syarif, air hanya mengalir dua hari dalam sepekan.

“Mengherankan di musim hujan air sangat banyak dan melimpah di sungai sebagai sumber air bersih PDAM Mamuju, namun ternyata masyarakat kesulitan air dan suplai air bersih ke permukiman warga tidak lancar. Kami mempertanyakan kinerja PDAM Mamuju yang tidak maksimal memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Syarif di Mamuju, Kamis (12/1/2017).

Ia berharap PDAM Mamuju lebih profesional bekerja  sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Bahkan Anti, seorang warga lainnya kecewa karena menurutnya masyarakat tak pernah terlambat membayar tarif PDAM. Namun, pelayanan PDAM Mamuju jauh dari kata memuaskan.

Sementara seorang warga lainnya, Ahmad, mengeluhkan sikap PDAM yang kerap mendenda apabila warga telat membayar, sementara pelayanan tak kunjung diperbaiki.

“Kalau pembayaran telat sehari saja setiap bulannya, langsung didenda.Ssementara suplai air bersih tidak lancar, masyarakat kesulitan melakukan aktivitas karena tidak lancarnya pasokan air minum dari PDAM Mamuju,” kata Ahmad.

Advertisement