Banjir Rendam Rumah Warga di Mojokerto

Ilustrasi/ tribunnews

MOJOKERTO –  23 rumah di Desa Banyu Legi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto terendam banjir akibat luapan Kali Lamong yang tak mampu menampung debit air yang tinggi.

Kepala Desa Banyu Legi, Jainuri mengatakan, “Dari pantauan kami, sekira pukul 01.00 WIB debit air Kali Lamong meningkat karena tingginya curah hujan yang turun pada Jum’at kemarin,” ungkapnya, Minggu (15/1/2017).

Masih kata Jainuri, sekira dua jam kemudian Kali Lamong sudah tidak mampu menampung debit air hujan sehingga menyebabkan air meluber ke jalan dan rumah warga. Menurutnya, air mulai masuk rumah warga dan merendam jalan desa sekira pukul 04.00 WIB air dengan ketinggian mencapai 70 cm.

“Pukul 05.00 WIB, personel BPBD, relawan, TNI/Polri sudah datang ke lokasi. Bersama perangkat desa membantu warga yang terkena dampak luapan Kali Lamong. Ada sekira 23 rumah warga dan jalan desa yang terendam air dengan ketinggian sekitar 30 cm sampai 50 cm,” katanya.

Menurutnya daerah tersebut sudah langganan banjir, karena dapat dipastikan setiap hujan turun dan Kali Lamong tak bisa menampung maka air masuk ke jalan dan rumah warga. Tak hanya rumah dan jalan desa yang terendam tapi juga persawahan milik warga.

“Tidak ada korban jiwa dan tidak sampai harus mengungsi karena biasanya siang air berangsur surut. Persawahan milik warga juga banyak yang tergenang dengan ketinggian hampir sama yakni sekira 30 cm sampai 50 cm,” jelasnya seperti dilansir beritajatim.

Advertisement