Setelah 4 Hari Hilang, Jasad Balita Terseret Arus Ditemukan di Blitar

Ilustrasi/ tribunnews

BLITAR-Setelah hilang terseret arus selama empat hari, jasad Indra Mulyo Pangestu (3) akhirnya ditemukan di aliran Sungai Brantas wilayah perbatasan Desa Kunir dengan Desa Purwokerto, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Sabtu (5/11).
Jasad balita tersebut mengambang ditengah sungai dan dilihat oleh seorang penambang perahu. Jasad lalu diikat dengan seutas tali tambang lalu dibawa ke pinggir sungai.

“Kami dapat laporan jasad ditemukan penambang tadi sekitar pukul 06.30 WIB, lalu tim BPBD dan Basarnas menuju lokasi penemuan untuk kami evakuasi ke RSUD Mardi Waloya, Kota Blitar,” jelas Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Blitar, dilansir Elshinta, Sabtu (5/11).

Lokasi ini berjarak sekitar 15 km arah barat dari tempat Indra diduga jatuh terpeleset masuk sungai di belakang rumahnya, Perum Green House Kelurahan Tanjungsari, Kota Blitar, Rabu (2/11) sore.
Selama empat hari itu, petugas dari BPBD dan Basarnas melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai di perumahan sampai muara Sungai Brantas.
Jenazah balita itu lalu di RSUD Mardi Waluyon.
Ibu korban yang shock dengan kedatangan putra nomer duanya ini tak kuat menahan sedih sempat pingsan. Jenazah Indra dimakamkan di TPU desa setempat.

Anak dari Eko Pujianto, seorang anggota polisi dari Polres Blitar ini dilaporkan terseret arus sungai pada Rabu (2/11) sekitar pukul 16.30 WIB.
Saat itu Indra bersama kakak lelakinya, mendekati sungai yang arusnya deras, saat ibu mereka sedang memasukkan sepeda motor ke dalam rumah.

Advertisement