826 Warga Riau Terserang Infeksi Saluran Nafas akibat Kabut Asap

Ilustrasi

RIAU – Data Dinas Kesehatan Riau menyebut selama Juli ada 826 warga yang terserang infeksi saluran pernafasan, kebanyakan di daerah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan.

“Data yang kami terima saat ini adalah Pelalawan 582 kunjungan, Bengkalis 57 kunjungan, dan Rohil 187 kunjungan. Totalnya 826 orang,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Riau Yohanes mengenai data kunjungan pasien dengan infeksi saluran pernafasan di puskesmas.

Ia mengatakan jumlah penderita infeksi saluran pernafasan yang sebenarnya bisa jadi lebih banyak karena tidak semua warga memeriksakan kesehatan dan berobat ke puskesmas, tapi ada yang memanfaatkan klinik atau tempat praktik dokter.

Sementara Dinas Kesehatan Provinsi Riau telah membagikan sekitar 16 ribu masker kepada warga untuk mengantisipasi dampak buruk asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Nazir mengatakan sebagaimana dilansir Republika.co.id, pembagian masker dilakukan pada 30 Juli dan 1 Agustus 2019 di Pekanbaru.

Dalam sepekan terakhir, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan meliputi Pekanbaru. Data monitoring kualitas udara di laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan partikel PM10 yang terbawa jerebu hingga pukul 15.00 WIB membuat kondisi udara menurun dari status sehat ke sedang.

 

Advertisement