THAILAND – Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah di Thailand, dan Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha telah mengimbau warganya untuk memakai masker.
Dia mengatakan tingkat polusi di banyak daerah di Bangkok mencapai PM2,5 yang berarti melebihi level standar.
“Saya meminta lembaga-lembaga terkait melakukan rencana yang telah dipersiapkan sebelumnya, termasuk meminta kerja sama dari pabrik industri dan kontraktor mengurangi aktivitas yang bisa memperburuk polusi udara,” kicau Prayut di Twitter, Senin (30/10/2019), dipantau Strait Times.
Sejumlah pejabat Thailand mengatakan kabut asap yang menebal terjadi akibat pola musim panas saat ini menghambat pergerakan angin.
Peningkatan polusi udara juga disebabkan emisi pabrik-pabrik industri dan aktivitas pembangunan, pembakaran tanaman, hingga asap kendaraan.
Selain di Bangkok, kabut asap tebal juga dilaporkan terlihat di distrik Hat Yai, Songkhla, di mana AQI mencapai 93.




