MOSKOW – Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengecam rejim Israel karena melancarkan serangan udara di wilayah Suriah, dan menyatakan serangan hanya menyebabkan meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.
“Mengenai serangan udara Israel yang sewenang-wenang di wilayah Suriah, kami tidak pernah menyembunyikan sikap negatif terhadap tindakan seperti itu yang semakin mengganggu kestabilan situasi dan dapat menyebabkan eskalasi,” katanya, Kamis (3/10/2019).
Rezim Zionis melancarkan serangan udara di wilayah Suriah dari waktu ke waktu. Langkah agresif seperti itu biasanya dipandang sebagai upaya untuk menopang kelompok-kelompok teroris yang menderita kekalahan di tangan pasukan pemerintah Suriah.
Dilansir Press TV, pesawat-pesawat tempur Israel dilaporkan telah menggempur daerah strategis di Suriah barat daya, menyebabkan beberapa orang tewas dan terluka.
Sejak 2016, pemilihan Presiden AS Donald Trump dan keputusannya yang pro-Israel, termasuk pengakuan atas “kedaulatan Israel” atas wilayah Suriah yang diduduki Dataran Tinggi Golan, telah membuat Tel Aviv berani meluncurkan agresi baru di negara Arab.
Agresi rudal Israel terhadap Homs Suriah dan pinggiran Damaskus telah menewaskan sejumlah warga sipil, termasuk seorang anak.





