YERUSALEM – Israel menutup beberapa perkantoran termasuk seluruh kantor saluran televisi yang didanai otoritas Palestina yang berada di Yerusalem pada Rabu (20/11/2019).
Israel juga memerintahkan untuk menutup kantor Kementerian Pendidikan Palestina selama enam bulan.
Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan mengungkapkan alasan di balik penutupan kantor tv Palestina karena dituduh memproduksi konten anti Israel.
Menurutnya, konten yang diproduksi tv Palestina seakan-akan menjadikan Israel sebagai negara yang haru bertanggung jawab atas kejahatan perang.
“Saya akan terus mengejar kebijakan tegas terhadap segala upaya Otoritas Palestina yang melanggar kedaulatan kami,” ujar Erdan, dilaporkan AFP.
Sementara itu pejabat senior Palestina Hanan Ashrawi mengutuk tindakan penutupan sepihak oleh Israel. “Ini penutupan kantor adalah kelanjutan dari kampanye pemerintah Israel mengusir semua warga Palestina yang mendiami Yerusalem,” ujar Ashrawi.





