Peralatan Sekolahnya Hanyut, Anak Korban Banjir Bandang Solok Selatan Menangis

Potret kerusakan banjir bandang Solok Selatan/ Antara

SOLOK SELATAN – Seorang Guru di Solok Selatan menceritakan muridnya di SD 19 Sapan Salak Nagari Pakan Rabaa Timur yang terdampak langsung banjir bandang menangis kepada guru sambil bertanya bagaimana mereka akan sekolah sebab seragam dan buku tidak ada lagi.

“Saat kami mengunjungi siswa ada murid yang nangis mengadukan bagaimana mereka mau sekolah karena buku dan seragam sudah habis semua. Ada juga yang orang tuanya sampai sakit karena memikirkan perlengkapan sekolah anaknya,” kata Guru SD 19 Sapan Salak Tesa Aries, di Padang Aro, Jumat (29/11/2019), dikutip Antara.

Dia mengatakan, mendengar keluhan murid yang menjadi korban banjir bandang pihaknya menenangkan mereka jika seragam dan buku sekolah merupakan tanggung jawab sekolah.

Dia menambahkan, guru-guru sudah menghimpun bantuan untuk membeli perlengkapan murid nantinya dan kemarin baru terkumpul sekitar Rp3 juta.

Dia menyebutkan, sejak Senin atau pascabanjir bandang hingga Sabtu (30/11/2019) murid dipastikan masih libur sedangkan Senin (1/12/2019) masih melihat kondisi.

Jalan ke Sapan Salak, katanya, memang sudah terbuka tetapi untuk pergi ke sekolah masih rawan sebab jalan licin dan banyak genangan air.

 

Advertisement