JAKARTA – Pengurus Masjid Istiqlal Jakarta memastikan tetap membuka masjid untuk warga yang ingin shalat namun segera menyiapkan alat ukur suhu tubuh dan cairan pembersih tangan bagi jamaah sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona jenis baru atau COVID-19.
Kepala Humas dan Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdul Salam, Lc, MA mengatakan dengan adanya alat ukur suhu tubuh tersebut, setiap jamaah yang datang untuk beribadah di Masjid Istiqlal akan diukur suhunya sebelum masuk masjid oleh petugas, sehingga bisa dipastikan siapa yang dapat diduga terjangkit COVID-19 dan siapa yang sehat.
Selain itu jamah juga dapat memanfaatkan cairan khusus pembersih tangan yang disediakan di pintu masjid.
Pengelola masjid akan menyiapkan sekitar lima botol cairan pembersih tangan di setiap pintu masuk sehingga tidak perlu mengantre terlalu panjang untuk menggunakannya.
Sementara itu untuk cairan disinfektan, petugas masjid rencananya melakukan penyemprotan cairan tersebut sebanyak dua hingga tiga kali seminggu.
Ia mengatakan, seperti dikutip Antara, jadwal penyemprotan belum ditentukan melainkan akan memerhatikan perkembangan sebaran virus corona apakah semakin mewabah atau berkurang.





